BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Thursday, May 13, 2010

gagal dari van lith

sakit, perih, kecewa, dan yang lain. itu yang aku rasakan saat ini. air mata tak kunjung berhenti menetes dari mataku. entah mengapa semua ini terjadi. tak seperti yang aku bayangkan sebelumnya..

yaa.. pkl 00.00 tet, aku bergegas membuka web "SMA PL Van Lith". aku merinding dan ndredeg. sambil memegang mouse, aku membaca nomer2 peserta PSB(penerimaan siswa baru) VL yg diterima. sambil berdoa dan terus berdoa, aku mencari nomerku. dan ternyata...
'GLEEG..!!!!'

ga ada nomerku disitu. yang aku tahu, paska dan ivan diterima. lalu aku langsung membangunkan mamahku yang sedang tidur, dan aku berkata "mah, aku ga diterima". rasanya aku ingin meneteskan air mata saat aku berkata seperti itu ke mamahku. aku yakin sekali mamahku pasti sangat kecewa. tetapi mamahku memberikan senyuman terbaiknya untukku, dan dia menasihati aku. aku tahu, pasti mamahku tahu kalau saat itu jg aku mau menangis. tapi aku menahannya.
seperti yang sudah aku janjikan  ke ivan. setelah aku membaca pengumuman PSB VL, aku telpon rumah ivan. dan yang angkat ibunya. nampaknya ibunya ivan sangat senang. dan ibunya berterima kasih padaku. lalu aku menutup telpon. setelah itu aku mengabari paska. aku sms dia. aku bilang kalau dia diterima. setelah itu aku sms temanku yg dari Bali, tepatnya teman jamboreku. aku jg udah janji ke dia kalau aku akan menghubungi dia tentang PSB tersebut. aku bilang ke dia bahwa dia senasib dengan aku. yaitu sama2 tidak diterima..

stelah aku mengetahui semuanya, aku langsung mematikan komputer dan bernjak tidur. tadi sore aku sudah berjanji kepada diriku sendiri bahwa setelah melihat pengumuman PSB VL, entah diterima atau tidak, aku tetap harus berdoa pada Tuhan.

dan akupun berdoa didalam kamar sambil meneteskan air mata. selesai berdoa, dikamar aku hanya menangis dan menangis. rasanya diriku tak bisa memejamkan mata untuk beristirahat..


tak terasa matahari telah terbit dan jam wekerku berbunyi. tandanya aku harus bersiap berangkat ke sekolah.

saat perjalanan ke sekolah, tak henti-hentinya mata ini meneteskan air mata..
aku sendiri pun bingung harus bagaimana saat disekolah nanti bila teman-temanku melihat mataku sembab. aku yakin teman-temanku sudah tau jawaban tentang PSB VL itu jika melihat mataku..

tiba juga aku disekolah. saat aku mau masuk ke kelas, ada beberapa temanku yang tanya tentang PSB tersebut. dan aku hanya manjawabnya dengan gelengan kepala. lalu aku langsung duduk dibangku ku dengan badan yang lemas. tiba-tiba temanku yang kita sebut saja dengan inisial "P", teriak-teriak "rina nangis rina nangis"
seketika emosiku memuncak dan rasanya ingin menampar dia. tetapi aku tetap mengendalikan emosiku.

dari jam pertama hingga jam terakhir pelajaran, rasanya ga ada satupun materi baru yang masuk ke otakku. yang ada hanya rasa sakit ini. dan yang lebih membuatku sakit hati, ketika aku diberitahu temanku bahwa ada yang bilang "sukur rina ga diterima di van lith". dia berinisial "N"
sempet aku sindir2 di kelas, tapi lama2 aku sadar ga ada gunanya ngeladenin orang kaya gitu..


hari demi hari berganti dan rasanya aku sudah tidak ada semangat untuk hidup. suatu ketika mamahku berbicara kembali padaku agar aku tetap semangat dan konsen pada ujian. dan mamahku berkata padaku bahwa VL bukan segalanya. yaa.. banyak yang bilang seperti itu padaku. ga cuma mamahku. teman2ku, sahabatku, dan kerabat2 terdekatku pun berusaha membangkitkan semangatku..


teman2, mungkin ini aja yang aku bagi ke kalian. untuk selanjutnya itu sangat pribadi. cukup aku saja yang tahu. maaf kalau ceritanya sedikit "menggantung"
aku cuma mau berbagi gimana perasaanku saat aku gagal dari van lith..
Gbu :)

0 komentar: